Wanita adalah makhluk Tuhan yang sangat lemah, tetapi dalam kenyataannya ada banyak kekuatan dalam dirinya. Sumber : suhupendidikan.com

Wanita akan lebih sabar daripada pria. Dia akan lebih loyal jika dia merasa nyaman dengan mereka yang melindunginya.

Karena kelemahan ini, wanita membutuhkan tempat untuk bersandar, tempat untuk mengeluh, tempat untuk cerita bagi mereka yang mencintai mereka secara fisik dan mental.

Pria yang mencintai mereka dilahirkan dan pikiran di sini adalah pria yang bisa memberikan saran, perhatian, kasih sayang kepada wanita yang mencintai mereka.

Wanita akan merasa tidak nyaman dan tidak puas dengan pria yang tidak terlalu menyukai wanita yang memarahi.

Ini seperti perahu dengan penumpang dan kapten. Penumpang akan merasa nyaman jika kapten mengangkut penumpang mereka ke mana saja.

Wanita Terbaik

Penumpang adalah wanita sebagai istri dan anak-anak sedangkan kapten adalah pria sebagai suami yang memimpin, membimbing dan mengarahkan jalan Allah.

Jadi siapa wanita terbaik?

Wanita terbaik menurut Rasulullah adalah wanita yang disambut ketika dilihat.
Seorang wanita yang enak jika dilihat

Wanita adalah makhluk Tuhan yang memiliki kecantikan dengan keindahan dan daya tarik mereka.

Apa pentingnya menjadi wanita yang menyenangkan ketika dilihat oleh suami Anda?

Nabi ditanya, “Siapa wanita terbaik?”

Utusan Allah berkata:

الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِك

Ini berarti:

“Ini adalah seorang wanita yang sangat menyenangkan ketika dilihat, patuh ketika diperintahkan oleh suaminya, dan tidak berbeda dari dirinya dan hartanya dengan melakukan sesuatu yang tidak disukainya (dari Allah).” (HR. Abu Dawud dan an-Nasa’i).
Arti menyenangkan saat dilihat

“Asyik kalau dilihat” niat itu tentu dilihat oleh suaminya.

Ini mengandung arti yang berbeda, yaitu:

  1. Wanita dengan paras cantik

Bahkan, wanita (istri) diberkati dengan kecantikan, sehingga membangkitkan cinta untuk suami mereka yang sudah menikah.

Sang suami wajib selalu bersyukur dan menjadikan hadiah ini benda mahal yang harus dilindungi dan dilindungi. Wanita yang merasa kurang cantik mencoba tampil cantik di depan suaminya.

Dengan upaya yang diizinkan oleh Tuhan. Dalam hal ini, wanita harus selalu yakin bahwa ketika seorang wanita tidak terlihat cantik, dia masih memiliki hal-hal yang menarik.

  1. Menyenangkan karena mengatur kriteria yang diinginkan

Seorang wanita yang menyenangkan ketika dilihat oleh suaminya sebagai seorang wanita, baik fisik maupun perilaku, juga disebut menyenangkan. Jika perempuan beradaptasi dengan kriteria yang diinginkan suami.

Kecocokan ini terus dipertahankan oleh istri dengan suaminya dan sebaliknya. Ini membuat masing-masing lebih teratur satu sama lain.

Apakah seorang istri tidak melanjutkan dan lebih menyenangkan di hadapan suaminya?

Wanita itu senang melihat kebaikan moral dan kepatuhannya kepada Tuhan.

Wanita dalam situasi seperti ini hampir tidak membutuhkan kecantikan wajah mereka untuk membuat suami mereka bahagia. Karena sang suami telah menemukan keindahan lain yang lebih indah yang sangat ia butuhkan.

Keindahan batiniah inilah yang menenangkan kemarahan suaminya, menyalakan semangat suaminya, menguatkan hatinya yang rapuh dan menyelamatkan suaminya dari jurang neraka.

  1. Menyenangkan karena memiliki kekuatan

Seorang wanita yang saleh dapat menyenangkan suaminya, jika dia memiliki banyak kelebihan atau mampu menjadi istri dengan nilai lebih tinggi dari rata-rata istri atau wanita lain.

Ini adalah cara ideal bagi wanita untuk dicintai. Dengan cara ini wanita itu membawa tabut dengan suaminya ke surga Allah nanti.

Dengarkan dan baca: Doa untuk suami

Perhatikan pernyataan Ali yang mengungkapkan kata-kata Nabi:

“Tidak ada informasi yang lebih baik terdengar dari seorang suami selain istri Sholehah. Ketika dia menatapnya, dia menyukainya. Jika sang suami tidak berada di sisinya, dia dapat menjaga dirinya sendiri dan kekayaannya.”

Jadi, jangan ragu bahwa istri Sholeha adalah hadiah besar (jadi Nabi berkata “tidak ada keberuntungan yang lebih baik dari itu”).

Ini adalah saat wanita menyadari hadiah ini selalu menjadi simbol kecantikan. Fatima adalah putri favorit Nabi. Dia dididik langsung oleh ayahnya, yang adalah seorang nabi, dan menikah dengan salah satu pria terbaik yang sejak kecil juga menerima tarbia dari nabi, yaitu Ali.

Suatu hari, Rasusullha berjalan-jalan dengan putrinya, Fatima. Ketika mereka tiba di bawah pohon kurma, Fatima secara tidak sengaja menginjak tanaman putri yang pemalu. Kakinya berdarah. Lalu dia mengerang kesakitan.